BENGKAYANG – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat pada April 2026 dipastikan tidak benar. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di pusat Kota Bengkayang masih tetap stabil.
Awak media melakukan monitoring pada Kamis (02/04/2026) di beberapa SPBU yang berada di wilayah tengah kota. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kenaikan harga BBM, baik jenis Pertalite, Pertamax maupun solar. Seluruh SPBU masih menjual BBM dengan harga normal sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, kondisi ketersediaan BBM di setiap SPBU juga terpantau aman dan mencukupi. Tidak terlihat adanya antrean panjang ataupun kelangkaan yang biasanya terjadi saat ada isu kenaikan harga.
Maraknya informasi yang tidak jelas sumbernya dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat Kabupaten Bengkayang dan sekitarnya diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum terverifikasi.
“Sejauh ini harga masih normal dan stok juga aman, jadi masyarakat tidak perlu panik,” ungkap salah satu petugas SPBU saat ditemui di lokasi.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi, serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan.
Hingga saat ini, belum ada kebijakan resmi terkait kenaikan harga BBM pada April 2026, sehingga kabar yang beredar dapat dikategorikan sebagai hoaks.(Rin).

