PONTIANAK – Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bernama Bayanaka Patal Ramlan, warga Jalan Tanjung Pura, Kecamatan Pontianak Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang saat banjir rob melanda wilayah tersebut.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa korban pamit bermain di sekitar Parit Tokaya pada Senin (8/12) sekitar pukul 10.00 WIB ketika banjir rob terjadi. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang.

“Pukul 18.40 WIB kami menerima informasi dari Ibu Nuwaira, ibu korban, terkait peristiwa tersebut. Tim rescue langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian,” kata Junetra.

Upaya pencarian dilakukan hingga tengah malam dengan bantuan peralatan eco maps, namun korban belum berhasil ditemukan.

Keesokan paginya, tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian. Tidak lama kemudian, korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

“Korban ditemukan berjarak 21 meter ke arah hulu dari lokasi awal diduga tenggelam. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak saat banjir rob terjadi, terutama di area dengan aliran air yang berpotensi membahayakan keselamatan.(wyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *