SANGGAU – Polres Sanggau menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Kinerja serta Gelar Operasional
sebagai langkah strategis memperkuat kesiapsiagaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kegiatan yang berlangsung Jumat (12/12/2025) di Aula Graha Wira Pratama ini menjadi forum evaluasi menyeluruh kinerja sepanjang 2025 sekaligus pemantapan strategi operasional akhir tahun.
Anev dipimpin langsung Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono didampingi Wakapolres Kompol Yafet Efraim Patabang, serta dihadiri para pejabat utama, Kapolsek jajaran, dan unsur operasional. Seluruh peserta menerima arahan tegas terkait fokus pengamanan Operasi Lilin 2025.
Kapolres menekankan kesiapan total seluruh komponen pengamanan, mulai dari personel, sarana prasarana, hingga kesiapan pos. Ia juga menginstruksikan penguatan penempatan personel berbasis analisis intelijen terkini agar pengamanan berjalan tepat sasaran.
“Pembaruan informasi wilayah harus menjadi perhatian. Penempatan personel wajib berbasis data intelijen agar efektif di lapangan,” tegas AKBP Sudarsono.
Di bidang pelayanan publik, Kapolres mengingatkan kesiapsiagaan fungsi piket, termasuk layanan 110, serta menegaskan larangan meninggalkan tugas tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Administrasi penyidikan juga diminta diperiksa kembali menjelang pemeriksaan Itwasum agar tertib dan akuntabel.
Menjelang musim hujan, Kapolsek jajaran diminta memetakan titik rawan banjir dan menyiapkan langkah cepat, termasuk opsi rayonisasi personel bila diperlukan. Sementara pada program ketahanan pangan, Kapolres mendorong percepatan koordinasi terkait penjualan hasil panen jagung ke Bulog agar program berjalan optimal.
Kapolres turut menyoroti agenda besar awal Januari 2026, yakni Volly Pro Liga di Pontianak, serta meminta kesiapan dukungan suporter dari Polres Sanggau. Pada aspek anggaran, penyerapan diminta rampung paling lambat 20 Desember 2025 dengan koordinasi intensif Bag Ren dan Polda.
Perhatian khusus juga diberikan pada potensi peningkatan peredaran narkoba di wilayah perbatasan menjelang akhir tahun. Kapolres menegaskan penguatan deteksi dini dan penindakan yang selektif, tegas, dan terarah sebagai prioritas.
“Kerawanan narkoba cenderung meningkat jelang akhir tahun. Deteksi dini harus dimaksimalkan,” ujarnya.
Paparan lanjutan disampaikan Kabag Ops terkait kalender kamtibmas 2025, tren gangguan kamtibmas Oktober–November, kejahatan konvensional dan transnasional, narkoba, serta kecelakaan lalu lintas. Operasi Lilin 2025 akan berlangsung 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dilanjutkan KRYD pada 3–5 Januari 2026. Polres Sanggau menyiapkan empat pos utama dan pos imbangan, didukung 585 personel serta unsur instansi terkait dan organisasi masyarakat.
Kabag SDM memaparkan kekuatan personel dan program pemanfaatan lahan produktif, sementara Kabag Ren menyampaikan progres penyerapan anggaran Januari–November 2025. Kegiatan ditutup dengan penekanan Wakapolres tentang pentingnya kesiapan kolektif menjaga stabilitas kamtibmas.
Anev Kinerja dan Gelar Operasional ini menjadi momentum konsolidasi penting untuk memastikan seluruh jajaran Polres Sanggau siap menghadapi Nataru 2025–2026 dengan aman, tertib, dan kondusif.(wyu)
