KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menyambut langsung kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura yang baru, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito di Bandara VIP Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (17/1/2026).

Setibanya di bandara, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito bersama istri disambut dengan tarian khas Melayu sebagai bentuk penghormatan budaya masyarakat Kalimantan Barat.

Penyambutan kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat tepung tawar, yang melambangkan doa keselamatan serta penerimaan sebagai tamu kehormatan di Bumi Khatulistiwa.

Dalam prosesi tersebut, Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan turut melakukan pemasangan tanjak dan pengalungan syal, sebagai simbol kehormatan dan selamat datang kepada Pangdam XII/Tanjungpura yang baru.

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito resmi menjabat sebagai Pangdam XII/Tanjungpura sejak Januari 2026, menggantikan Mayjen TNI Jamallulael, setelah pelaksanaan upacara serah terima jabatan pada pertengahan Januari 2026.

Kodam XII/Tanjungpura sendiri memiliki wilayah tanggung jawab strategis yang mencakup Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, dengan fokus utama pada pengamanan wilayah perbatasan darat, menjaga stabilitas keamanan, serta pencegahan berbagai aktivitas ilegal seperti penyelundupan.

Dalam perjalanan karier militernya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito dikenal sebagai perwira dengan pengalaman lapangan yang kuat. Sejumlah jabatan penting pernah diembannya, antara lain Danyonif Linud 330/Tri Dharma, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, hingga Aspers Danpaspampres, yang membuatnya dikenal sebagai salah satu perwira “Perisai Hidup” Presiden.

Beliau juga pernah menjabat sebagai Danrem 152/Babullah, Kepala Staf Divisi Infanteri 1/Kostrad, hingga Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad sebelum dipercaya memimpin Kodam XII/Tanjungpura.

Selain tugas-tugas pengamanan, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito turut memiliki rekam jejak dalam misi kemanusiaan, termasuk keterlibatan dalam evakuasi korban penyerangan di wilayah konflik Papua, tepatnya di Yahukimo.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah Kalimantan Barat semakin kuat dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *