PONTIANAK – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kecenderungan peningkatan inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pangan dan kebutuhan lainnya. Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Nasional di Ruang Data Analisis Kantor Gubernur Kalbar.
Direktur Statistik Harga BPS, Windhiarso Ponco Adi Putranto, menyampaikan bahwa secara historis inflasi memang kerap meningkat pada periode akhir tahun.
“Dalam empat tahun terakhir, kelompok makanan, minuman, dan tembakau konsisten menjadi penyumbang inflasi terbesar di bulan Desember, disusul oleh kelompok transportasi,” jelas Windhiarso, Selasa (23/12/2025).
Ia mengungkapkan, meskipun inflasi pada November 2025 sempat mengalami perlambatan, tekanan inflasi kembali meningkat menjelang akhir tahun. Hingga minggu ketiga Desember 2025, tercatat 37 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH).
“Komoditas utama pendorong kenaikan harga antara lain cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan minyak goreng,” ungkapnya.
Khusus untuk cabai rawit, Windhiarso menyebutkan terjadi lonjakan harga yang cukup signifikan secara nasional.
“Harga cabai rawit meningkat hingga 52,86 persen dibandingkan November 2025 dan telah melampaui harga acuan,” katanya.
Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam rangka pengendalian inflasi daerah, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Pemprov Kalbar terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota,” ujar Harisson.
Ia menegaskan, langkah-langkah antisipatif akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
“Kami memastikan distribusi bahan pangan tetap lancar dan melakukan langkah pengendalian yang diperlukan agar inflasi tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
