PONTIANAK —K abar Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bengkayang, Heri Albertus, disebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polda Kalimantan Barat mencuat dan viral di media sosial, Rabu (30/9/2026) malam.

Namun, di tengah kabar tersebut, Polda Kalbar memastikan penyidik memang tengah melakukan investigasi secara tertutup terkait dugaan tindak pidana korupsi.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono saat dikonfirmasi menyampaikan, dari hasil pengembangan penyelidikan, penyidik mengamankan dua orang.

“Dari hasil pengembangan tersebut, ada dua orang yang diamankan, yaitu Saudara AR dan Saudari VN,” kata Bambang.

Keduanya diamankan pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp400 juta, satu unit Toyota Avanza warna hitam, satu unit Toyota Rush warna putih, satu unit laptop berwarna silver, serta sejumlah handphone. Ujar bambang