PONTIANAK – Banjir kembali melanda permukiman warga di Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur. Genangan air yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat aktivitas warga terganggu, termasuk seorang lansia bernama Jamilah (74), seorang janda yang tinggal bersama cucunya.
Jamilah mengaku kondisi banjir seperti ini bukan hal baru.
“Setiap tahun pasti banjir. Tapi tahun ini sudah beberapa kali. Yang paling besar itu tiga hari,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (9/12/2025).
Meski rumahnya terendam, Jamilah mengatakan ia tetap berusaha bertahan.
“Tidak ada masalah, semuanya baik-baik saja,” ucapnya.
Dengan harapannya, Jamilah mengungkapkan keinginannya agar pemerintah memperhatikan nasib warga terdampak banjir.
“Gubernur, wali kota semua pernah datang ke sini, tapi saya tidak pernah dapat bantuan. Tidak pernah,” katanya.
Jamilah yang sehari-hari tinggal seorang diri kini berharap mendapatkan bantuan yang lebih konkret dari pemerintah, terutama terkait perbaikan tempat tinggal.
“Ada anak, tapi ibu di sini tinggal sendiri. Harapannya minta bantuan kalau bisa dapat bantuan rumah tidak layak huni,” ujarnya.(ara)
