PONTIANAK – Berangkat dari kecintaan terhadap dunia parfum, Memori Parfum resmi berdiri pada 1 Desember 2024 dan langsung mencuri perhatian masyarakat. Brand parfum lokal ini dimiliki oleh Berri Elmakky dan Firstella Bilqisty, dengan konsep menghadirkan aroma kelas jutaan rupiah namun tetap ramah di kantong.
Owner Memori Parfum, Berri Elmakky, mengungkapkan bahwa ide usaha ini berawal dari kebiasaannya mengoleksi parfum dengan berbagai harga, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.
“Dari situ saya berpikir, banyak orang ingin wangi dan tampil percaya diri, tapi tidak semua mau atau mampu membeli parfum mahal. Maka saya berkomitmen menciptakan parfum dengan aroma mewah, tapi harganya sangat terjangkau,” ujar Berri, Jum’at (9/1/2025).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemilihan aroma yang diracik langsung oleh sang owner. Setiap varian dipilih dengan standar kualitas tinggi dan menggunakan campuran etanol berkualitas premium, sehingga menghasilkan aroma yang lembut, tahan lama, dan nyaman di hidung.
Tak disangka, Memori Parfum langsung viral, khususnya di Kota Pontianak. Antusiasme masyarakat memuncak saat pembukaan stand di Mega Mall pada Agustus 2025. Ramainya pengunjung bahkan sempat menyebabkan kepadatan di area pusat perbelanjaan tersebut.
“Banyak yang datang karena sudah mencium aromanya dari jarak dua sampai tiga meter. Itu di luar ekspektasi kami dan tentu atas izin Allah,” ungkapnya.
Hingga kini, Memori Parfum telah memiliki empat cabang aktif. Cabang pertama berlokasi di Paris II, disusul stand di Mega Mall Pontianak, kemudian cabang ketiga di Jalan Marta Dinata yang dibuka bertepatan dengan satu tahun berdirinya Memori Parfum pada 12 Desember 2025. Cabang keempat dijadwalkan buka pada 11 Januari 2026 di Tanjung Raya, dan cabang kelima menyusul pada 2 Februari 2026 di Kota Baru (Kobar).
Ke depan, Memori Parfum menargetkan ekspansi ke seluruh wilayah Kalimantan Barat, termasuk Singkawang, Sintang, Ketapang, Sanggau, dan kabupaten/kota lainnya.
Dalam pemasarannya, Memori Parfum membagi produk ke dalam lima grade, yakni favorit, elegan, luksuri, premium, dan premium plus. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp25.000 untuk ukuran 10 ml, tergantung kualitas bibit parfum yang digunakan.
Menariknya, parfum terlaris Memori Parfum selalu berganti setiap bulan, menyesuaikan karakter dan selera pelanggan. Beberapa aroma inspirasi yang kerap menjadi favorit antara lain Sauvage, J’adore, Libre, Myself, dan Erbapura yang menjadi best seller sepanjang satu tahun terakhir.
“Setiap orang punya karakter aroma masing-masing. Kami tidak hanya menjual parfum, tapi membantu pelanggan menemukan identitas aromanya,” jelas Berri.
Dengan tagline “Ingat Selamanya”, Memori Parfum berharap dapat terus bertahan, tidak sekadar viral sesaat, serta menjadi parfum pilihan semua kalangan.
“Semua orang berhak untuk wangi. Harapan kami, Memori Parfum bisa hadir lebih dekat di seluruh Kalimantan Barat dan menjadi bagian dari kenangan banyak orang,” tutupnya.(Ara)
