KUBU RAYA – Seorang pemuda bernama Yulimin menjadi korban penganiayaan brutal di sebuah toko di Jalan Pramuka, Desa Sungai Rengas, Minggu (23/11/2025) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.00–16.00 WIB itu menyebabkan korban mengalami luka serius pada bagian mata hingga terancam buta.
Kasus ini telah resmi dilaporkan keluarga korban ke Polsek Sungai Kakap.
Menurut keterangan keluarga, saat kejadian korban tengah menjaga toko seorang diri. Seorang pria tak dikenal datang dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan aneh terkait agen tempat korban mengambil barang dagangan.
“Pelaku bertanya soal agen mana, lalu minta alamat tiga agen itu. Setelah itu nanya nama abang saya, terus nama adik saya juga,” ungkap keluarga korban.
Curiga dengan gelagat pelaku yang terus mengorek identitas, korban sempat menegur. Namun pelaku justru mengaku tengah mengalami “serangan batin”. Pertengkaran pun tidak terelakkan.
“Abang saya bilang pelaku datang mau cari ribut. Tiba-tiba pelaku langsung memukul bibir abang saya,” lanjutnya.
Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian menyelipkan kunci motor di sela jarinya dan menyerang mata korban. Serangan tersebut membuat korban mengalami luka parah dan berpotensi menyebabkan kebutaan.
Sialnya, kejadian ini tidak terekam kamera pengawas karena CCTV toko dalam keadaan rusak.
Hingga kini, pihak keluarga berharap kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku sebelum kembali melukai orang lain.
“Kami hanya ingin keadilan. Mata abang saya luka parah, pelaku harus bertanggung jawab,” tegas keluarga.
Polsek Sungai Kakap masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku yang kabur setelah melakukan aksi kekerasannya.
