PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia berupaya untuk menjadikan QRIS sebagai metode pembayaran di pangkalan sampan atau penambang speedboat. Penggunaan QRIS di pangkalan sampan ini diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Doni Septadijaya.

“Kemarin difasilitasi, kita kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah, semua pelaku sampannya sudah kita fasilitasi menggunakan QRIS,” ungkap Dony beberapa waktu yang lalu.

Namun, tidak semua penambang sampan menggunakan QRIS. Sebagian besar dari mereka lebih memilih tetap menggunakan uang tunai.

“Bukan menolak, cuman kadang-kadang kita nih kan ada yang paham, ada juga yang tak paham,” ungkap Ahmad saat ditemui di pangkalan sampan pada Jumat (2/10/2026).

Ahmad mengaku, dengan uang tunai mereka bisa lebih mudah menggunakan uang hasil menambang sampan untuk digunakan sehari-hari.

Sampan saat ini bukan hanya sekadar transportasi tradisional yang lekat dengan masyarakat. Tapi saat ini menjadi satu-satunya transportasi sungai yang bisa digunakan warga semenjak kapal feri penyeberangan di non aktifkan.