PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Kabupaten Kapuas Hulu.
Kunjungan ini menjadi titik awal agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke sejumlah kabupaten/kota.
Ria Norsan menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan daerah.
Ia menyampaikan, memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, Pemprov Kalbar terus berfokus pada pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Beberapa indikator makro, seperti pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi, disebutnya menunjukkan tren yang stabil. Penurunan angka kemiskinan serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama.
Secara khusus, Norsan menyoroti posisi strategis Kapuas Hulu sebagai wilayah perbatasan negara. Menurutnya, daerah tersebut memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kawasan.
Salah satu proyek yang mendapat perhatian adalah pembangunan jalan perbatasan yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Timur. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kapuas Hulu.
“Konektivitas yang semakin baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mempercepat pemerataan pembangunan,” ujarnya saat di Kapuas Hulu, Minggu (22/2/2026).
Ria Norsan juga mengajak masyarakat Kapuas Hulu yang majemuk untuk terus menjaga persatuan dan mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan persoalan. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi daerah tetap aman dan harmonis sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.(Ara)
