PONTIANAK – Forum nasional perguruan tinggi kembali digelar di Istana Kepresidenan Jakarta dengan menghadirkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama ratusan pimpinan kampus dari seluruh Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko turut hadir mengikuti taklimat Presiden yang menekankan penguatan peran akademisi dalam pembangunan bangsa.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.200 rektor dan guru besar, dan menjadi pertemuan ketiga Presiden Prabowo dengan kalangan akademisi dalam satu tahun terakhir. Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan kekuatan intelektual bangsa yang memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Akademisi dan perguruan tinggi adalah aset strategis bangsa. Dari kampuslah lahir pemikiran, inovasi, dan solusi untuk menjawab tantangan pembangunan nasional,” tegas Presiden Prabowo dalam taklimat tersebut, Senin (19/1/2026).

Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Salah satu langkah konkret yang disampaikan adalah peningkatan dana riset nasional hingga Rp12 triliun, guna mendorong lahirnya riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah berencana menambah jumlah beasiswa pendidikan tinggi serta memperkuat kualitas dosen dan sarana prasarana perguruan tinggi, tanpa membebani mahasiswa maupun masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Tanjungpura, Prof. Garuda Wiko, menyampaikan bahwa taklimat Presiden menjadi penguatan moral dan arah strategis bagi perguruan tinggi.

“Taklimat Presiden ini menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah. Untan siap berkontribusi melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Garuda Wiko.

Ia menambahkan, komitmen pemerintah terhadap riset dan beasiswa menjadi peluang besar bagi perguruan tinggi daerah untuk semakin maju dan berdaya saing.

“Dukungan terhadap riset dan SDM dosen menjadi motivasi bagi kami di Untan untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi hasil riset dengan kebutuhan pembangunan,” tambahnya.(Ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *