KUBU RAYA — Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi masyarakat merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian.
Menurut Sujiwo, sakit tidak mengenal waktu, sehingga seluruh tenaga kesehatan dituntut untuk selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik pagi, siang, malam, hingga dini hari. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis di rumah sakit maupun puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan publik.
“Pelayanan kesehatan untuk rakyat adalah amanat konstitusi. Karena itu seluruh tenaga kesehatan harus menghayati tugas ini. Sakit itu tidak pernah mengenal waktu, maka tenaga kesehatan memang harus selalu standby,” ujar Sujiwo saat meninjau langsung RSUD TBSI di Rasau Jaya, Sabtu (10/1/2025).
Lebih lanjut, Sujiwo mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menerima laporan dan apresiasi langsung dari masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang semakin membaik. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan yang perlu terus dibenahi, mengingat tidak ada pelayanan publik yang sepenuhnya sempurna.
Ia pun mendorong seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Secara khusus, Sujiwo menegaskan bahwa masyarakat kurang mampu harus tetap mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan administrasi.
“Bagi masyarakat miskin, tidak mampu, pengguna BPJS, bahkan yang menunggak atau tidak memiliki BPJS, yang utama adalah pelayanannya dulu. Jangan tanya administrasi, layani dulu. Soal administrasi dan tunggakan, sampaikan kepada pemerintah daerah, kepada saya,” tegasnya.
Sujiwo memastikan bahwa pemerintah daerah siap bertanggung jawab penuh demi menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa nyawa rakyat jauh lebih berharga dibandingkan urusan administratif.
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga menyinggung peningkatan kelas RSUD TBSI dari tipe D menjadi tipe C. Menurutnya, peningkatan kelas rumah sakit harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan dasar kesehatan yang lebih baik dan profesional.
“Bangunannya megah, tipenya meningkat, maka pelayanannya juga harus linier meningkat. Sehatkan dulu masyarakat, itu pesan saya kepada seluruh manajemen dan tenaga kesehatan,” pungkasnya.
