PONTIANAK – Penumpang yang kehilangan atau tertinggal barang di Bandara Internasional Supadio kini tidak perlu panik. Pengelola bandara melalui PT Angkasa Pura Indonesia Regional VI telah menyediakan layanan pelaporan digital bernama LOFIA (Lost & Found InJourney Airports) untuk memudahkan proses pencarian barang.
Layanan ini berlaku di sejumlah bandara di bawah Regional VI, yakni Bandara Supadio Pontianak, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.
Regional CEO VI PT Angkasa Pura Indonesia, Minggus E.T Gandeguai, mengatakan aplikasi tersebut dibuat agar penumpang tetap bisa melapor meski sudah melanjutkan perjalanan ke kota lain.
“Melalui aplikasi LOFIA, penumpang dapat dengan mudah melaporkan barang yang tertinggal langsung dari ponsel mereka tanpa harus kembali ke bandara,” ujarnya, Jum’at (22/5/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat berada di area bandara, terutama ketika terburu-buru menuju ruang keberangkatan.
Menurutnya, transportasi udara menjadi pilihan utama perjalanan jarak jauh sehingga penumpang perlu memastikan seluruh barang bawaan tetap aman dan tidak tertinggal.
Untuk menggunakan layanan tersebut, pengguna cukup mengunduh aplikasi LOFIA melalui Google Play Store, lalu masuk menggunakan email yang telah terdaftar atau akun Google.
Di halaman utama aplikasi tersedia fitur “Recently Found” yang menampilkan daftar barang-barang yang baru ditemukan petugas bandara. Jika merasa barang tersebut miliknya, penumpang dapat mengajukan klaim dengan menyertakan bukti kepemilikan, seperti foto barang, ciri khusus, atau bukti pembelian.
Apabila barang yang dicari belum muncul dalam daftar temuan, pengguna dapat membuat laporan baru melalui menu yang tersedia dengan mengisi identitas, deskripsi barang, lokasi, hingga waktu kehilangan. Proses pencarian nantinya dapat dipantau langsung melalui aplikasi.
Bagi penumpang yang masih berada di bandara, pelaporan juga dapat dilakukan melalui layanan Customer Service untuk mendapat bantuan petugas.
Pihak bandara turut menjelaskan bahwa seluruh barang temuan akan diamankan sesuai prosedur yang berlaku. Barang yang ditemukan akan disimpan maksimal satu minggu di area bandara sebelum dipindahkan ke tempat penyimpanan khusus.
Sementara itu, barang berupa makanan hanya disimpan selama satu hari sebelum dimusnahkan. Adapun barang lain yang tidak diambil dalam waktu satu bulan akan disumbangkan atau dimusnahkan sesuai ketentuan.
Manajemen bandara berharap kehadiran layanan LOFIA dapat membantu penumpang menemukan kembali barang yang tertinggal sekaligus meningkatkan kenyamanan pelayanan di bandara.(Ara)

