SANGGAU – Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Perlindungan dan Perpetaan Perkebunan (BUPPP) pada Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, Kacuk Fitrianto meminta petani sawit tidak perlu panik menanggapi turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS).
“Turunnya harga TBS ini perlu saya sampaikan bahwa kebijakan ini merupakan kebijakan Pemerintah. Sebenarnya tidak ada penurunan, inikan hanya isu dari pasar bahwa kebanyakan dari pelaku usaha yang menjual CPO inikan sedang wait and see atas rencana perubahan regulasi Pemerintah pusat,” ujar Kacuk, sapaan akrabnya ditemui wartawan, Senin (25/5/2026).
Dijelaskan Kacuk, bahwa saat ini Pemerintah sedang mempertimbangkan regulasi ekspor CPO melalui satu pintu yaitu BUMN yang nantinya ditunjuk Danantara.
“Artinya, ada tata kelola ekspor CPO ini yang berubah. Untuk itu, kita tunggulah minggu depan bagaimana perkembangan selanjutnya. Kita harapkan harga sawit tetap naik kembali, karena ini sifatnya hanaya sementara,” tegas dia.
Sampai hari ini, lanjutnya, harga CPO dunia tidak turun. Artinya, sama dengan harga sebelumnya.
“Ini kan hanya insting pasar dari pelaku usaha yang takut menjual CPOnya sehingga CPO tertahan yang berdampak pada turunnya harga TBS. Tapi sekali lagi saya tegaskan bahwa ini sifatnya hanya sementara bukan selamanya,” pungkas dia. (dra)

