PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kabupaten Kayong Utara sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengatakan Gerakan Pasar Murah merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi langkah pengendalian inflasi di daerah.
Menurutnya, paket sembako yang disediakan memiliki nilai sekitar Rp125 ribu sesuai harga pasar. Namun berkat subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalbar, masyarakat hanya perlu membayar Rp50 ribu untuk setiap paket.
“Pemerintah Provinsi memberikan subsidi sekitar Rp30 ribuan, ditambah dukungan CSR Bank Kalbar sebesar Rp40 ribu, sehingga harga yang dibayar masyarakat jauh lebih ringan,” ujarnya di Pasar Rakyat Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026).
Ria Norsan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Ia menilai pasar murah dan operasi pasar menjadi dua instrumen yang saling mendukung dalam menjaga kestabilan harga.
Menurutnya, operasi pasar bertujuan menjaga harga di tingkat pedagang tetap terkendali, sedangkan pasar murah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok berharga terjangkau.
Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Gerakan Pasar Murah terlihat tinggi. Ribuan warga memadati lokasi sejak pagi dan tertib mengantre untuk menukarkan kupon yang sebelumnya telah dibagikan.
Tingginya minat masyarakat membuat jumlah paket sembako yang disediakan mengalami penambahan. Dari semula sebanyak 1.000 paket, kuota akhirnya ditingkatkan menjadi 1.200 paket agar lebih banyak warga dapat merasakan manfaat program tersebut.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di daerahnya. Ia menilai Gerakan Pasar Murah sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi harga yang masih menjadi perhatian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat atas kepeduliannya kepada masyarakat Kayong Utara. Program ini memberikan manfaat nyata dan sangat dirasakan oleh masyarakat,” kata Romi Wijaya.(Ara)

