JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, yang baru saja dilantik pada 22 Juli 2026, sebut Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan tender politik Presiden Prabowo. Ungkapan ini disampaikannya saat menanggapi kritik yang meminta MGB dihentikan.
“Saya kira itu bukan kritik, bukan renah kami untuk hentikan atau membubarkan BGN. Ya, makan bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo,” ungkap Sudaryono saat konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Rabu (22/7).
Sudaryono bilang, program yang menyasar 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun ini, telah direncanakan sejak kampanye pemilihan presiden Prabowo pada 2024.
Dia juga mengakui bahwa BGN memang menghadapi berbagai masalah dalam pelaksanaan program MBG. Mulai dari penyelewengan, pelanggaran hukum, dan kurangnya transparansi kepada publik.
“Tentu saja ini tidak bisa overnight kemudian besok beres semua, dan tentu saja, saya khususnya bersama dengan tim siap mendengar masukan dari siapapun,” tambahnya.
Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Sudaryono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Kemudian ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Naniek S Deyang, yang mengundurkan diri setelah menjabat sekitar 1,5 bulan. (UL)

