KAPUAS HULU – Antrean panjang BBM kembali terjadi di Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kali ini antrean panjang di tiga SPBU sudah dimulai bahkan sebelum buka pada Rabu (30/9/2026).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Kalbar, Andi Aswad, mendesak semua SPBU di Kapuas Hulu sediakan BBM non subsidi.

“Saya mendesak Pertamina dan Pemkab Kapuas Hulu untuk memperbaiki kebijakan. Pemkab Kapuas Hulu cabut Surat Edaran Bupati yang menetapkan harga eceran tertinggi (HET) di pengecer. Karena dengan menetapkan HET, sama saja melegalkan yang ilegal. Kedua, semua SPBU dan Agen Premium Minyak Solar (APMS) sediakan BBM non subsidi. Warga tak miliki banyak pilihan, lantaran SPBU di sana hanya sediakan BBM subsidi yang tentu saja kuotanya terbatas. Dan tentu saja perlu dilakukan pengawasan ketat untuk setiap minyak yang keluar dari noozle di setiap SPBU,” ungkap Andi kepada TKP Pontianak pada Rabu (30/9/2026).

Sementara itu, menanggapi usulan warga agar SPBU membedakan waktu pengantrean untuk pengecer, Andi mempersilakan saja hal itu dilakukan.

“Ini teknis penyaluran silakan saja biar tertib atau antre genap ganjil kendaraan, silakan,” tambahnya. (UL)