PONTIANAK – Komitmen Bank Kalbar dalam mendukung pembangunan ekonomi desa kembali diwujudkan melalui partisipasinya pada kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Melalui kegiatan tersebut, Bank Kalbar menghadirkan berbagai layanan perbankan dan digitalisasi keuangan guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Desa Teluk Batang dikenal sebagai salah satu kawasan strategis di wilayah pesisir Kabupaten Kayong Utara. Keberadaan pelabuhan laut, Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang, aktivitas perdagangan, jasa transportasi air, hingga sektor kuliner hasil laut menjadikan desa ini memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi kawasan pesisir.

Potensi tersebut semakin diperkuat dengan status Desa Mandiri yang disandang Teluk Batang berdasarkan Indeks Desa Tahun 2025 dengan nilai 91,34, tertinggi di Kecamatan Teluk Batang.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama dalam mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta membangkitkan sektor pariwisata yang belum sepenuhnya pulih sejak pandemi Covid-19.

Persoalan tersebut sebelumnya juga menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Barat pada 17 Juni 2026. Saat itu disampaikan bahwa BUMDes Teluk Batang memerlukan penguatan kelembagaan agar kembali berperan sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Karena itu, pelaksanaan Gema Membangun Desa tahun ini tidak hanya difokuskan pada pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat kelembagaan ekonomi desa, meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas akses pasar, serta menggali kembali potensi wisata yang dimiliki Teluk Batang.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan keikutsertaan Bank Kalbar dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir mendukung pembangunan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Bank Kalbar ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi desa. Melalui layanan perbankan dan digitalisasi yang kami hadirkan, kami berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan keuangan sehingga dapat menunjang aktivitas usaha dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya di Kayong Utara, Senin (3/8/2026).

Menurut Rokidi, sektor perikanan, perdagangan, kuliner, hingga pariwisata yang dimiliki Teluk Batang memiliki prospek yang besar apabila didukung oleh kelembagaan ekonomi yang kuat serta akses pembiayaan dan pasar yang memadai.

Ia menilai keberhasilan pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, BUMDes, pelaku UMKM, serta seluruh elemen masyarakat.

“Potensi desa akan memberikan nilai tambah apabila dikelola secara berkelanjutan dan didukung ekosistem keuangan yang kuat. Bank Kalbar siap mengambil peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa melalui layanan perbankan yang mudah diakses masyarakat,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Gema Membangun Desa, diharapkan lahir berbagai langkah nyata untuk menghidupkan kembali BUMDes, memperkuat pelaku UMKM, mengembangkan destinasi wisata lokal, serta membuka peluang usaha baru yang mampu menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dukungan Bank Kalbar diharapkan menjadi salah satu pendorong agar Desa Teluk Batang mampu mengoptimalkan statusnya sebagai desa mandiri dengan mengembangkan potensi ekonomi pesisir menjadi kegiatan usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.(Ara)