PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut baik pelaksanaan Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang untuk pertama kalinya dapat diselenggarakan di Kalimantan Barat.

Menurut Ria Norsan, pelaksanaan PKN Tingkat II di Kalbar menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), khususnya para pejabat yang mengikuti pendidikan kepemimpinan.

Selama ini, kata dia, peserta dari Kalimantan harus mengikuti PKN Tingkat II di luar Kalimantan. Dengan terselenggaranya PKN Tingkat II di Kalbar, diharapkan kesempatan pengembangan kompetensi ASN dapat semakin terbuka, tidak hanya bagi peserta dari daerah setempat tetapi juga dari berbagai daerah lainnya.

“Kita sudah lama menantikan supaya di Kalimantan Barat bisa diadakan PKN II. Biasanya kita harus keluar dari Kalimantan untuk mengikuti PKN II. Pertama kali ini Kalimantan Barat bisa mengadakan PKN II,” ujar Ria Norsan di Aula Garuda, Selasa (19/8/2026).

Ia berharap pelaksanaan PKN Tingkat II di Kalimantan Barat dapat terus dikembangkan sehingga ke depan mampu menjadi salah satu pilihan bagi ASN dari daerah lain untuk mengikuti pendidikan kepemimpinan.

“Insyaallah nanti kalau kita sudah maju dan berkembang, dari Kalimantan bisa ikut di sini, dari luar juga bisa ikut di sini,” katanya.

Namun, bagi Ria Norsan, keberhasilan PKN Tingkat II tidak hanya diukur dari terselenggaranya pendidikan tersebut. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana ilmu dan kompetensi yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia menekankan agar peserta PKN Tingkat II mampu menghadirkan perubahan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Penekanan kita kepada peserta PKN II adalah perubahan. Di mana kalau mereka sudah ikut PKN II, ilmu-ilmu yang didapat itu bisa diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” tegasnya.

Ria Norsan berharap para peserta tidak kembali menjalankan tugas secara monoton setelah menyelesaikan pendidikan. Sebaliknya, mereka dituntut mampu menghadirkan inovasi dan terobosan yang memberikan manfaat bagi kemajuan daerah.

“Artinya tugasnya tidak monoton, tetapi ada perubahan, ada inovasi yang dibuat untuk kemajuan daerah. Nah, itu yang paling penting,” pungkasnya.

Dengan hadirnya PKN Tingkat II di Kalimantan Barat, Ria Norsan berharap peningkatan kapasitas ASN dapat berjalan berkelanjutan dan melahirkan pemimpin-pemimpin birokrasi yang mampu membawa perubahan nyata bagi pelayanan publik serta pembangunan daerah.(Ara)