KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, resmi diangkat sebagai Warga Kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara. Pengangkatan tersebut menjadi penghormatan sekaligus bentuk pengakuan atas kedekatan dan hubungan yang telah terjalin antara Sujiwo dengan Korps Pasgat selama puluhan tahun.

Sujiwo mengaku bersyukur atas kehormatan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, status sebagai Warga Kehormatan bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan amanah yang semakin memperkuat nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Ini bukan hanya sebatas penyematan sebagai warga kehormatan, tetapi memiliki makna yang mendalam untuk terus meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya, Jumay (10/7/2026).

Ia mengungkapkan, hubungan emosional dengan Korps Pasgat telah terjalin lebih dari 25 tahun. Kedekatan tersebut bahkan sudah dimulai jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Kubu Raya.

“Saya sudah berinteraksi dengan Korps Pasgat sejak masih menjadi anggota DPRD. Saat itu saya belum menjadi ketua DPRD, wakil bupati, apalagi bupati. Hubungan itu sudah terbangun sejak lama,” katanya.

Sujiwo juga mengenang kedekatannya dengan Batalyon Komando 466 Kopasgat “Berani Mati” yang bermarkas di Kubu Raya. Menurutnya, sejak satuan tersebut masih berstatus kompi, dirinya telah aktif menjalin komunikasi dan berbagai kegiatan bersama para personelnya.

Ia menyebut salah satu sosok yang memiliki peran besar dalam membangun hubungan tersebut adalah Kapten Subuki yang saat itu memimpin satuan. Sejak itulah komunikasi dan kerja sama terus terjalin hingga sekarang.

Menurut Sujiwo, kecintaannya terhadap TNI, khususnya TNI Angkatan Udara dan Korps Pasgat, tidak muncul karena penghargaan yang diterimanya saat ini. Komitmen tersebut telah tumbuh sejak lama, baik secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah.

“Tanpa diangkat menjadi warga kehormatan pun, kecintaan saya kepada TNI, khususnya Angkatan Udara dan Korps Pasgat, sudah melekat di hati saya. Kami sudah lama saling mendukung dan membangun hubungan yang baik,” ungkapnya.

Sujiwo juga mengaku memiliki kedekatan dengan nilai-nilai yang dipegang Korps Pasgat, terutama semangat pengabdian tanpa pamrih. Ia menilai semboyan yang disampaikan Panglima Kopasgat sejalan dengan prinsip hidup yang selama ini dipegangnya.

Ia mengutip filosofi “Karmanyevadhikaraste Ma Phaleshu Kadachana”, yang bermakna lakukanlah kewajibanmu dengan sebaik-baiknya tanpa menghitung keuntungan yang akan diperoleh.

“Filosofi itu sudah lama saya jadikan pegangan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Karena itu saya merasa memiliki kesamaan semangat dengan Korps Pasgat, yakni mengutamakan pengabdian dan tanggung jawab,” tuturnya.

Sujiwo berharap penghargaan tersebut semakin mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan TNI Angkatan Udara, khususnya Korps Pasgat, dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan daerah demi kepentingan masyarakat.(Ara)