PONTIANAK — Kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kota Pontianak menunjukkan sinyal positif. Melalui koordinasi intensif antara Kantor Imigrasi Pontianak dan Kementerian Haji dan Umroh Kota Pontianak, seluruh tahapan administratif bagi jemaah dipastikan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Dalam pertemuan yang berlangsung bersama Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Pontianak, Muslimin mengatakan bahwa total sebanyak 1.500 jemaah haji asal Pontianak telah siap diberangkatkan. Seluruh jemaah dipastikan telah mengantongi visa haji, sehingga tidak ditemukan kendala dalam aspek dokumen perjalanan.

Keberangkatan jemaah dijadwalkan dimulai pada 5 Mei 2026 melalui embarkasi Batam. Para jemaah akan terlebih dahulu transit dan menginap selama satu hari di Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.

“Skema ini disusun untuk memastikan kesiapan fisik dan administratif jemaah tetap optimal sebelum penerbangan internasional,” ujar Muslimin.

Kementerian Haji dan Umroh Kota Pontianak juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kantor Imigrasi Pontianak, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan dan pengawasan keimigrasian bagi jemaah haji di tahun-tahun mendatang.

“Koordinasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam menjamin kelancaran proses ibadah haji, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima,” pungkasnya.