SANGGAU – Wakil Bupati (Wabup) Sanggau Susana Herpena melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU dalam Kota Sanggau, Senin (16/3/2026).

Dengan ditemani Plt Kepala Disperindagkop dan UM, Rizma Aminin dan Kepala bidang pasar, Disperindagkop dan UM Sanggau, Nurtiatii. serta dikawal Sat Pol PP, Wabup Susana sempat melihat antrian BBM yang cukup panjang sekaligus berdiskusi dengan para pengantri.

“Dalam beberapa hari ini saya lewat disini dan melihat langsung antrian panjang hingga mengganggu arus lalu lintas,” kata Wabup Susana disela-sela sidak.

Hasil wawancaea saat sidak, Wabup Susana menemukan adanya indikasi panic buying akibat statmen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut stok BBM hanya cukup 20 hari.

“Ditambah lagi perang Timur Tengah yang mempengaruhi pola pikir masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1447 hijriah sehingga menimbulkan panic buying di tengah masyarakat,” terangnya.

Wabup mengaku heran melihat antrian di SPBU, padahal menurutnya tidak ada kelangkaan BBM sama sekali.

“Distribusi lancar, memang ada sedikit kendala karena jobber Pertamina yang biasa mengirin BBM lewat sungai, sekarang lewat darat sehingga harus antri menunggu giliran. Untuk distribusi justeru ditambah sekitar 10 persen jelang Idul Fitri, jadi tidak ada alasan sebenarnya masyarakat panic,” tegasnya.

Wabup Susana meminta masyarakat tidak perlu panic mengingat ketersediaan BBM di Kabupaten Sanggau cukup.

“Masyarakat tidak perlu panic tidak usah berpikir macam-macam, apalagi sampai ngantri bawa jeeigen, tidak perlu lagi, beli saja BBM secukupnya, jalani saja seperti biasa. Kami pemerintah daerah memastikan BBM untuk wilayah Sanggau aman dan cukup,” pungkasnya.(dra)