KUBU RAYA – Persoalan listrik, kelangkaan BBM, hingga rendahnya harga kopra menjadi sorotan dalam aksi damai yang digelar Serikat Pemuda Desa dan Aliansi Masyarakat Desa Batu Ampar di halaman Kantor DPRD Kabupaten Kubu Raya, Senin (26/10/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait persoalan yang dinilai berdampak terhadap kehidupan masyarakat pesisir, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan dasar maupun keberlangsungan ekonomi warga.
Selain pemadaman listrik dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), masyarakat juga menyoroti rendahnya harga kopra yang berkaitan dengan pendapatan warga. Persoalan lain yang turut disampaikan meliputi aktivitas galian C serta kenaikan tarif angkutan air.
Berbagai persoalan tersebut menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan dengan aktivitas sehari-hari dan kebutuhan ekonomi warga di wilayah Batu Ampar.
Pemadaman listrik dan kelangkaan BBM menjadi isu yang disuarakan dalam aksi tersebut. Di sisi lain, harga kopra yang rendah turut menjadi perhatian karena berhubungan dengan penghasilan masyarakat yang bergantung pada komoditas tersebut.
Massa juga mengangkat persoalan aktivitas galian C dan kenaikan tarif angkutan air yang dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak terkait.
Melalui aksi damai di halaman Kantor DPRD Kubu Raya, Serikat Pemuda Desa dan Aliansi Masyarakat Desa Batu Ampar menyampaikan harapan agar berbagai persoalan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak berwenang.
Aksi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi sekaligus mendorong upaya penyelesaian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga pesisir.(Ara)

