PONTIANAK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kalimantan Barat di kancah internasional. Riyadh Arkaan Ziqri, atlet taekwondo berusia 15 tahun asal Kota Pontianak, berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada ajang MBW International Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Riyadh, yang merupakan atlet binaan NTC Kalbar, tampil gemilang pada nomor Kyorugi Fly 45–48 kilogram kategori Class A Putra Usia 15–17 Tahun. Berkat penampilan impresifnya, ia sukses meraih posisi juara pertama dan mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.

Ayah Riyadh, Rudi Apriansyah, mengaku bersyukur atas pencapaian putranya yang telah melalui proses latihan dan persiapan panjang.

“Alhamdulillah, Riyadh berhasil meraih juara pertama dan mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga dan juga Kalimantan Barat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Rudi menjelaskan, Riyadh lahir di Pontianak pada 22 Oktober 2011 dan mulai menekuni olahraga taekwondo sejak usia dini. Keberhasilan di Malaysia merupakan buah dari latihan yang dijalani secara konsisten setiap hari bersama NTC Kalbar.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Riyadh menjalani latihan intensif di bawah bimbingan pelatih Tania Andika Putri, yang merupakan mantan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Setiap hari Riyadh menjalani latihan bersama Coach Tania. Disiplin dan kerja keras selama latihan menjadi kunci hingga akhirnya mampu meraih hasil terbaik di tingkat internasional,” katanya.

Kejuaraan MBW 2026 bukanlah pengalaman pertama bagi Riyadh. Sebelumnya, ia juga pernah mengikuti ajang yang sama pada tahun 2023 dan berhasil membawa pulang medali perunggu.

“Pada kejuaraan tahun 2023, Riyadh meraih juara tiga. Alhamdulillah, tahun ini prestasinya meningkat dan berhasil meraih medali emas,” tambah Rudi.

Pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan kemampuan Riyadh sekaligus menunjukkan bahwa atlet-atlet muda Kalimantan Barat mampu bersaing di level internasional apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.

Keberhasilan Riyadh juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar NTC Kalbar yang selama ini aktif melakukan pembinaan atlet usia muda. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.

Dengan raihan medali emas di Malaysia, Riyadh Arkaan Ziqri tidak hanya mengharumkan nama Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, tetapi juga membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang konsisten mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat dunia.

Masyarakat yang ingin mengikuti perjalanan dan perkembangan prestasi Riyadh Arkaan Ziqri dapat mengunjungi akun Instagram pribadinya di @Riyadhh_az, yang turut membagikan berbagai aktivitas latihan maupun kompetisi yang diikutinya.(Ara)