PONTIANAK – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak sukses menyelenggarakan Pasporia Mini Soccer Tournament 2026, sebuah turnamen sepak bola usia dini yang berlangsung selama dua hari dan resmi ditutup pada Minggu.
Kegiatan yang mempertandingkan kategori U-8, U-9, U-11, dan U-12 ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan menjadi salah satu upaya menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak selama masa liburan sekolah.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari komitmen Imigrasi Pontianak dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga.
“Pasporia Mini Soccer Tournament 2026 kami selenggarakan untuk anak-anak kategori U-8, U-9, U-11, dan U-12. Tujuan utamanya adalah mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan yang positif sehingga anak-anak dapat mengembangkan bakat, menjunjung sportivitas, dan membangun karakter melalui olahraga,” ujar Sam Fernando usai pertandingan di Lapangan Mini Soccer, Jalan Karya Baru, Minggu (12/7/2026).
Selain menghadirkan kompetisi sepak bola usia dini, Kantor Imigrasi Pontianak juga membuka layanan Paspor On The Spot di lokasi turnamen. Layanan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
“Kami juga menghadirkan pelayanan Paspor On The Spot di lokasi kegiatan. Ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola sekaligus memberikan dampak positif kepada masyarakat agar semakin mengenal layanan keimigrasian yang mudah dan cepat,” katanya.
Turnamen ini diikuti oleh 36 tim dari Pontianak dan wilayah sekitarnya dengan jumlah peserta dan pendukung mencapai sekitar 670 orang. Selama pelaksanaan kegiatan, lapangan dipenuhi pemain muda, pelatih, orang tua, serta masyarakat yang memberikan dukungan kepada para peserta.
Menurut Sam Fernando, tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi Kantor Imigrasi Pontianak untuk kembali menyelenggarakan kegiatan serupa pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Melihat antusiasme yang luar biasa, kami berharap tahun depan Pasporia Mini Soccer Tournament dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar,” ujarnya.
Para juara dalam turnamen berasal dari klub-klub sepak bola di Pontianak dan sekitarnya, sementara gelar juara umum berhasil diraih oleh tim asal Pontianak.
Sementara itu, Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai memberikan manfaat besar bagi perkembangan anak-anak sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Pontianak atas terselenggaranya Pasporia Mini Soccer Tournament 2026. Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan ini berlangsung dengan baik dan menjadi wadah yang sangat positif bagi anak-anak usia SD hingga SMP untuk mengisi masa liburan,” ujar AKP Inayatun.
Ia menilai kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya disiplin, kerja sama, dan sportivitas.
“Melalui kegiatan olahraga, anak-anak memiliki aktivitas yang bermanfaat sehingga dapat mengurangi keterlibatan mereka dalam kegiatan negatif, seperti balap liar maupun penggunaan knalpot brong yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kami berharap semakin banyak kegiatan positif seperti ini yang dapat membentuk generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki karakter yang baik,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pertandingan hingga penutupan turnamen menjadi bukti bahwa Pasporia Mini Soccer Tournament 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara instansi pemerintah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak berharap dapat terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung tumbuhnya generasi muda yang aktif, sehat, dan berprestasi.(Ara)

