SANGGAU – Warga Desa Melobok Kecamatan Meliau bergotong royong melakukan penimbunan jembatan di desa tersebut.
“Terimakasih kepada warga Melobok yang ikut berpartisipasi melakukan penimbunan jembatan sehingga akses Bodok ke Meliau maupun sebaliknya bsa melewati jembatan tersebut, walaupun ada pengecualian untuk muatan berat kita larang melewatinya,” ujar Edmond, tokoh Pemuda Bodok kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).
Ia juga mengungkapkan, bahwa sebenarnya Dinas PUPR Provinsi sudah merespon kerusakan jembatan Melobok ini, namun proses penanganannya tidak bisa langsung dilakukan mengingat ketersediaan anggaran.
“Kami harus mencari solusi biar cepat diatasi, salahsatunya dengan urunan dan gotong royong,” ungkap Edmond yang juga pemerhati jalan dan jembatan Bodok-Meliau itu.
“Hari ini, kami juga melakukan penyelesaian pembayaran kompensasi kepada warga, dan hari ini juga plang gate atau portal yang ada di jembatan langsung di buka dan tidak ada lagi pungutan apa pun di situ,” sambungnya.
Edmond menyampaikan apresuasi kepada Dinas PUPR Provinsi yang menanggapi keluhan warga terkait kerusakan jembatan dengan menurunkan tim ke lapangan.
“Tahun ini informasi yang kami dapat akan dilakukan pekerjaan secara permanen yang di perkirakan sekitar bulan Juni atau Juli 2026, dan mulai besok Dinas PU provinsi melakukan pekerjaan perbaikan namun ini sifatnya fungsional saja dengan menggunakan kayu balok dan timbunan latrit yang mana materialnya sudah ada di lokasi,” terangnya. (dra)

