PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperluas peluang pendidikan internasional bagi generasi muda daerah melalui penjajakan kerja sama dengan lembaga konsultan pendidikan internasional, Golden Gate Education.
Pemprov Kalbar menilai akses pendidikan internasional, penguasaan bahasa asing, hingga peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda saat ini.
Sekda Kalbar Harisson mengatakan pemerintah daerah ingin membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar maupun ASN untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan berkualitas dan pengalaman internasional.
“Kita ingin SDM Kalbar mampu bersaing secara global. Sekarang persaingan tidak hanya di tingkat lokal atau nasional, tetapi sudah internasional,” ujarnya, Jum’at (8/5/2025).
Ia menilai kemampuan bahasa Inggris, kompetensi akademik, dan pengalaman belajar di luar negeri akan menjadi nilai tambah penting bagi generasi muda Kalbar di masa depan.
Selain menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN), program pengembangan kompetensi tersebut juga diharapkan dapat menjangkau pelajar SMA, SMK hingga peserta pendidikan nonformal di Kalbar.
Harisson menyambut baik berbagai peluang yang ditawarkan Golden Gate Education, mulai dari akses beasiswa luar negeri, pelatihan IELTS, hingga pendampingan studi internasional.
“Kalau memang ada peluang beasiswa dan peningkatan kapasitas untuk masyarakat Kalbar, tentu pemerintah daerah sangat terbuka untuk membangun sinergi positif,” katanya.
Sementara itu, President Director Golden Gate Education, Lili Kusuma, menjelaskan pihaknya telah hampir 30 tahun mendampingi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi ke berbagai negara.
Menurutnya, saat ini banyak program beasiswa internasional yang dapat dimanfaatkan generasi muda Indonesia, namun masih banyak pelajar yang belum memahami prosedur maupun peluang yang tersedia.
“Kami ingin membantu generasi muda agar lebih siap menghadapi pendidikan global, mulai dari konsultasi pendidikan, persiapan IELTS, hingga pendampingan proses beasiswa dan universitas,” jelas Lili.
Ia menyebut beberapa program yang didampingi pihaknya antara lain LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Beasiswa Garuda hingga Manaaki New Zealand Scholarship.
Kepala BPSDM Provinsi Kalbar Windy menambahkan audiensi tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi kelembagaan dalam pengembangan SDM daerah.
“Kami melihat peluang kolaborasi ini sangat baik untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Kalbar agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.(Ara)

