PONTIANAK – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Jumat (23/1/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.47 WIB dan sempat dirasakan oleh masyarakat di sejumlah daerah sekitar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, berdasarkan hasil analisis terbaru, episenter gempa berada pada koordinat 0,10 derajat Lintang Utara dan 111,78 derajat Bujur Timur. Pusat gempa terletak di darat, sekitar 89 kilometer timur Sekadau, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menjelaskan, gempa yang terjadi tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Adang. Karakteristik gempa ini menyebabkan getaran cukup terasa di wilayah sekitar episenter.

Laporan dari masyarakat menyebutkan, guncangan dirasakan di Kabupaten Sekadau, Sintang, dan Melawi dengan intensitas III hingga IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan kuat oleh banyak orang, benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang, dan sensasinya menyerupai getaran akibat truk besar yang melintas.

Hingga pukul 15.15 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan atau aftershock. Selain itu, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat kejadian tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Sekadau dan sekitarnya, agar tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Warga juga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan akibat gempa.

Selain itu, masyarakat disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah, guna memastikan tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan keselamatan.

BMKG menegaskan, informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.(Ara)