KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Kubu. Kecamatan ini tercatat sebagai wilayah dengan progres pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih tertinggi di Kabupaten Kubu Raya.

Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo menyampaikan bahwa pembangunan koperasi di Kecamatan Kubu telah memasuki desa ke-11 dari total 20 desa yang menjadi target.

“Ini desa yang ke-11 dari 20 desa. Artinya progresnya sudah sekitar 60 persen lebih. Target kita jelas, seluruh 20 desa di Kecamatan Kubu harus terbangun tahun ini,” ujarnya di Kecamatan Kubu, Selasa (27/1/2026).

Sujiwo menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis nasional yang harus dikawal dan diwujudkan bersama, karena merupakan bagian dari program pemerintah pusat di bawah arahan Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian desa serta memberdayakan masyarakat secara langsung.

“Tujuan utamanya adalah pergerakan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Koperasi ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” katanya.

Ia menjelaskan, Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan menjadi wadah ekonomi desa yang dapat bermitra dengan UMKM, menampung hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat yang selama ini sulit dijangkau.

“Inilah peluang besar yang harus kita kawal, agar koperasi ini benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sujiwo mengungkapkan bahwa secara keseluruhan Kabupaten Kubu Raya menargetkan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di 123 desa. Hingga saat ini, pembangunan telah berjalan di 36 desa, dengan kendala utama berupa keterbatasan lahan.

“Dari hasil konsolidasi dan pemetaan, kendala terbesar memang lahan. Tapi kita tidak boleh menyerah,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa tantangan pengadaan lahan lebih berat di wilayah perkotaan dibandingkan daerah pelosok, terlebih kondisi Kabupaten Kubu Raya pascapemekaran yang minim aset tanah milik pemerintah daerah.

“Kita hampir tidak memiliki aset tanah. Ini menjadi tantangan ketika ada program sharing, di mana daerah menyiapkan aset dan pusat menyiapkan anggaran,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk terus berupaya maksimal agar target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa dapat tercapai 100 persen pada tahun ini.

“Kami akan bekerja keras agar target dari pemerintah pusat ini bisa diwujudkan sepenuhnya di Kabupaten Kubu Raya,” pungkasnya.(Ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *