PONTIANAK – Arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Bandara Internasional Supadio Pontianak berlangsung tertib dan lancar. Meski terjadi lonjakan jumlah penumpang pasca libur Hari Raya, operasional bandara tetap berjalan kondusif berkat kesiapan berbagai pihak.

Berdasarkan data operasional, pergerakan penumpang pada 22 Maret 2026 tercatat mencapai 9.183 orang atau meningkat sekitar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara pada 23 Maret 2026, jumlah penumpang kembali mengalami kenaikan menjadi 10.039 orang, atau tumbuh sekitar 43 persen.

Lonjakan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota tujuan usai merayakan Lebaran di kampung halaman. Mayoritas penumpang tercatat menuju sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan berbagai daerah lainnya.

Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+6 hingga H+7 Lebaran, dengan tingkat keterisian kursi pesawat (load factor) mencapai 88 persen serta pemanfaatan slot penerbangan sekitar 90 persen.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pengelola Bandara Supadio telah melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari penambahan personel, optimalisasi fasilitas layanan penumpang, hingga koordinasi intensif bersama maskapai, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk datang lebih awal ke bandara, minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan, guna menghindari antrean panjang serta memperlancar proses check-in dan pemeriksaan keamanan.

Sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, layanan informasi, hingga posko terpadu angkutan Lebaran turut disiagakan untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa.

Dengan sinergi yang solid antarinstansi, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini dapat terus berjalan aman, nyaman, dan lancar hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran.(Ara)