PONTIANAK – Kualitas udara di Kota Ponrianak pagi ini kembali berstatus berbahaya. Hasil pengecekan pada Rabu, 12Agustus 2026 pukul 07.00 WIB, data IQAir menunjukkan indeks AQI-US untuk PM2.5 berada pada angka 356 dengan kategori sangat tidak sehat.

Kabut asap yang disebabkan karhutla di hampir semua kabupaten di Kalimantan Batat semakin susah dikendalikan di tengah El Nino yang disebut paling kuat dalam 150 tahun terakhir.

BMKG Kalbar mencatat pada 8 Agustus 2026, terdapat 3.242 titik panas karhutla, yang tersebar di 14 kabupaten seperti Ketapang, Sanggau, Kayong Utara, dan Kubu Raya.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kalbar, Ridwan, mengatakan api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga merambat hingga ke lapisan bawah tanah. Kondisi tersebut diperparah oleh terbatasnya sumber air di sejumlah titik kebakaran. Jika titik api sulit dijangkau melalui jalur darat, maka satu-satunya penolong hanya water bombing dari udara.

Kapala BPBD Ketapang, Yunifar Purwantoro bilang ada beberapa kendala penanganan karhutla, yaitu minimnya pasokan air, kondisi kanal mengering, akses sulit menuju titik api sulit, dan banyaknya titik api yang harus ditangani bersamaan. Dan di saat yang sama, pembukaan lahan dengan cara dibakar sebagian masyarakat masih dilaporkan terjadi.

Sementara itu, ahli forensik kebakaran hutan dari IPB University, Profesor Bambang Hero Saharjo berkata, El Nino di Indonesia tahun ini spesial, bahkan mendapat julukan El Nino Godzilla.

Merujuk beberapa badan riset internasional, dia berkata, El Nino Godzilla tahun ini bahkan disebut paling kuat dalam periode 150 tahun terakhir.

Bambang bilang, tahun lalu tanpa El Nino, karhutla telah membakar 359.000 hektare dan bahkan asapnya dilaporkan satelit Sentinel telah sampai ke Malaysia.

“Dan beberapa melaporkan kemungkinan El Nino tahun ini berpotensi setara dengan kebakaran 1997/98, yang kebakarannya sampai 10 sampai dengan 11 juta hektare,” jelas Bambang.

rangkaian karhutla yang terjadi saat ini belum mencapai titik tertinggi.
Pasalnya, puncak musim kemarau diprediksi hingga awal tahun 2027. “Ini belum selesai, baru babak awal dari karhutla,” kata Bambang.