PONTIANAK – Polisi ungkap arisan bodong yang diduga sudah melakukan penipuan terhadap 70 warga Pontianak. Kapolresta Pontianak, Kombes. Pol. Endang Tri Purwanto, bilang pelaku adalah pengusaha katering yang nekat buka arisan bodong lantaran usahanya bangkrut.
“Pada tanggal 7 Juni 2026, korban melihat postingan tersangka pelaku, RM, di instagram Dapur Embah yang jual akun arisan. Tersangka menjual murah dan menjanjikan keuntungan dalam waktu seminggu sampai sebulan. Awalnya korban membeli dengan harga Rp 7,7 juta dijanjikan keuntungan Rp 11 juta. Kemudian 29 Juli di top up lagi Rp 10 juta, tanggal 15 Agustus, top up lagi Rp 13,5 juta, tanggal 17 Agustus top up lagi Rp 6,3 juta dan seterusnya sampai total Rp 61 juta,” ungkap Kapolresta saat meggelar konferensi pers pada Kamis (24/9/2026).
Kombes Pol Endang mengungkapkan, tersangka adalah warga Kelurahan Sungai Beliung, Pontianak Barat dan ada 70 orang yang menjadi korbannya.
“Tersangka RM merupakan warga Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat. Diduga, bukan hanya satu orang saja korbannya, melainkan ada sekitar 70 orang lainnya,” tambahnya.
Tersangka diduga melakukannya untuk menutupi kebutuhan usaha kateringnya yang bermasalah.
“Motifnya, tersangka melakukan ini karena kebutuhan ekonomi. Yang bersangkutan miliki usaha katering yang bermasalah karena utang. Sehingga tersangka harus tutup lobang gali lobang sampai terjadilah arisan bodong ini,” ujar Kapolrestq. (UL)

