SEKADAU – Pihak kepolisian mengungkap identitas penumpang dan kru helikopter PK-CFX yang ditemukan jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Dalam insiden tersebut, seluruh korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, helikopter tersebut membawa delapan orang yang terdiri dari dua kru dan enam penumpang.

Dua kru yang berada di dalam pesawat nahas itu masing-masing Kapten Maridra selaku pilot dan Harun Arasyid sebagai kopilot.

Sementara enam penumpang yang ikut dalam penerbangan tersebut yakni Mr. Patrick, Mr. Victor, Mr. Charles, Mr. Joko, Mr. Fauzi, dan Mr. Sugito.

“Dari data yang kami terima, terdapat satu warga negara asing asal Malaysia. Kemudian satu korban berasal dari Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dan lainnya berasal dari luar Kalimantan Barat,” ujar Pipit.

Helikopter jenis Airbus Helicopter K30 tipe H130T2 dengan nomor registrasi PK-CFX sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, bangkai helikopter akhirnya ditemukan pada Kamis sore, 16 April 2026, di wilayah Dusun Gandis, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Namun proses evakuasi para korban baru dapat dilakukan pada Jumat pagi karena lokasi kejadian berada di kawasan perbukitan dengan akses medan yang sulit dijangkau.

Saat ini pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penanganan lanjutan, termasuk proses identifikasi korban serta penyelidikan penyebab jatuhnya helikopter tersebut.