KUBU RAYA – Jumlah pasien diare di RSUD Kubu Raya atau RSUD Tuan Besar Syarif Idrus meningkat hingga lebih dari 50 persen per September 2026. Hal ini diungkapkan Direktur RSUD Kubu Raya, Asep Ahmad Saefullah.

“Diare sepanjang bulan ini cukup tinggi, banyak pasien yang diare ini karena airnya mulai asin, air bersih mulai susah. Itu ada satu keluarga diare yanh dibawa ke sana,” ungkap Asep pada Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah pasien mencapai lebih dari 50 persen di banding bulan-bulan sebelumnya.

“Peningkatannya tinggi banget ya, lebih dari 50 persen,” tambahnya.

Data di RSUD Kubu Raya menunjukkan selama bulan September ada 21 pasien diare yang dirawat di IGD. Angka ini jauh meningkat dibanding biasanya yang hanya tiga sampai lima pasien saja.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kubu Raya, Hendy Stio Iwantono, mengingatkan warga untuk gunakan air sungai yang berkadar garam tinggi hanya untuk MCK selama musim kemarau ini, lantaran air asin ini lah yang menjadi penyebab utama diare.

“Air asin itu kita tidak bisa olah di rumah ya, mau tidak mau kita harus mencari air tawar. Kalaupun terpaksa mengkonsumsi air asin, sesegara mungkin dihentikan. Sebisa mungkin jangan dikonsumsi,” tegas Hendy. (UL)