SINGKAWANG – Nola Dya Sari, calon manajer Koperasi Desa Merah Putih yang mengikuti Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), meninggal dunia pada Sabtu (27/6/2026) pukul 21.03 WIB. Nola meninggal usai alami gangguan pernapasan mendadak saat latihan dasar militer di Singkawang.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan bilang, sebelum dinyatakan meninggal dunia, Nola masih mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas tanpa menunjukkan keluhan kesehatan.

“Pada Jumat, 26 Juni 2026, almarhumah mengikuti materi di kelas. Sekitar pukul 18.45 WIB, Nola mulai mengeluhkan sesak napas yang disertai badan terasa panas. Sekitar pukul 20.20 WIB, Nola tiba di RS Abdul Aziz Singkawang dan langsung ditangani oleh tim medis. Dalam proses penanganan, kondisi Nola memburuk hingga mengalami henti jantung,” ungkap Mayjen TNI Ketut Gede.

Mesiki sudah dilakukan usaha pertolongan, tapi nyawa Nola tak bisa diselamatkan. Sekitar pukul 21.03 WIB Nola dinyatakan meninggal karena alami henti jantung. (UL)