PONTIANAK – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak mengamankan sebanyak 31 warga negara asing (WNA) dalam rangkaian kegiatan pengawasan keimigrasian. Puluhan WNA tersebut diketahui tidak datang ke Kalimantan Barat secara bersamaan, melainkan melalui sejumlah jalur masuk.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, mengatakan para WNA tersebut datang melalui beberapa jalur, di antaranya melalui bandara, pos lintas batas, serta Jakarta.
“Tidak langsung datang secara bersamaan. Ada yang melalui bandara, ada yang melalui pos lintas batas, dan ada yang melalui Jakarta,” ujar Sam Fernando saat press conference di Rudenim Jalan Adisucipto Pontianak, Kamis (10/9/2026).
Ia menjelaskan, izin yang digunakan para WNA tersebut juga beragam. Di antaranya terdapat WNA yang menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan, visa kunjungan, maupun jenis izin keimigrasian lainnya.
“Jadi bervariasi. Mereka di sini juga bervariasi, ada yang sudah dua bulan, ada yang tiga minggu,” jelasnya.
Namun, Imigrasi Pontianak belum dapat menyampaikan secara rinci tujuan keberadaan maupun dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan 31 WNA tersebut. Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari para WNA.
“Untuk kegiatannya saat ini belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses pendalaman dan meminta keterangan,” katanya.
Sam Fernando menambahkan, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya WNA yang berkaitan dengan negara tertentu atau membutuhkan koordinasi lebih lanjut, pihak Imigrasi akan melakukan komunikasi dengan instansi terkait.
Koordinasi tersebut dapat dilakukan melalui jaringan keimigrasian Indonesia maupun perwakilan terkait di negara asal WNA, termasuk melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia.
“Kalau ada WNA yang perlu kami koordinasikan, kami pasti akan berkoordinasi juga. Karena memang bagian dari fungsi imigrasi,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pemeriksaan terhadap 31 WNA tersebut masih berlangsung untuk memastikan identitas, izin tinggal, serta tujuan keberadaan mereka di wilayah Kalimantan Barat.(Ara)

