KUBU RAYA – Kasim (65) ditemukan meninggal dunia dalam posisi tertelungkup di sebuah kebun sawit di Dusun Rasau Karya, RT 25/RW 08, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (11/8/2026) sore.
Korban sehari-hari bekerja sebagai penjaga kebun. Saat kejadian, korban berada di lokasi untuk memantau situasi karhutla sekaligus memberi dukungan logistik pada petugas yang tengah melakukan pemadaman.
Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Sihar Lumbantoruan melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, keberadaan Kasim di lokasi merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu penanganan karhutla.
“Korban sempat pergi makan, lalu balik ke kebun. Seorang rekannya sempat melihat korban membersihkan ranting pohon di sekitar kebun. Tak lama, korban mengeluhkan rasa mual dan ingin muntah. Pemilik kebun sempat berikan minuman dan menyarankan korban pulang, namun korban menolak,” ungkap Aiptu Ade pada Rabu (12/8/2026).
Sekitar pukul 16.00 WIB, pemilik kebun kembali ke lokasi dan menemukan Kasim sudah dalam posisi tertelungkup, tidak bergerak.
Personel TNI-Polri, BNPB, Damkar, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) segera mendatangi lokasi. Tim kemudian mengevakuasi Kasim ke RSUD Tuan Besar Syarif Idrus (TBSI) Kubu Raya untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Tuan Besar Syarif Idrus, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, korban diduga meninggal akibat serangan jantung,” ujar Ade dalam keterangan resminya, Rabu (12/8/26).
Polsek Rasau Jaya juga melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum Kasim ditemukan meninggal dunia.
Sekitar pukul 17.20 WIB, jenazah Kasim dibawa ke rumah duka di Dusun Bina Karya, Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Anak dan keluarga Kasim menyatakan menerima kepergian korban dengan ikhlas.

