PONTIANAK – Warga Jalan Karya Baru Gang Karya Baru 7, Kelurahan Parittokaya, Kecamatan Pontianak Selatan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam rumah, Minggu (12/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Rudy Bintoro (39), seorang wiraswasta yang sehari-hari tinggal seorang diri di rumah tersebut. Saat ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, kondisi jasad korban sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan seorang saksi, Deddy (40), yang merupakan teman korban. Ia mengaku berinisiatif mendatangi rumah korban setelah beberapa kali mencoba menghubungi namun tidak mendapat respons.

“Awalnya saya mau minta izin kerja parkir di tempat dia, tapi ditelepon tidak diangkat. Jadi saya datang ke rumahnya,” ungkap Deddy.

Setibanya di lokasi, saksi sempat memanggil korban dari luar rumah, namun tidak ada jawaban. Kecurigaan semakin kuat setelah warga sekitar menyebut korban sudah sekitar empat hari tidak terlihat beraktivitas.

Merasa khawatir, saksi kemudian mengintip ke dalam rumah melalui jendela. Dari celah tersebut, ia melihat korban sudah tergeletak di lantai dalam kondisi mengenaskan.

“Korban terlihat terbaring di depan pintu samping, tubuhnya sudah menghitam dan membengkak, hanya mengenakan celana dalam,” jelasnya.

Sontak, saksi meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 16.50 WIB, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil identifikasi awal Unit Inafis Satreskrim Polresta Pontianak, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 hari sebelum ditemukan.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Anton Soedjarwo Pontianak menggunakan ambulans PMI untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.

Meski demikian, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Permintaan tersebut disampaikan oleh saudara kandung korban, Reni Tryanti.

Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan indikasi adanya tindak kriminal. Seluruh barang milik korban juga masih berada di dalam rumah. Polisi menduga kuat korban meninggal akibat kondisi medis atau sebab alami, namun kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal sendiri, agar tetap menjaga komunikasi dengan lingkungan sekitar guna mengantisipasi kejadian serupa. (Wyu)