PONTIANAK – Masyarakat Pontianak kini dapat menikmati pengalaman internet generasi kelima (5G) yang lebih cepat dan stabil. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi menghadirkan layanan Indosat 5G di Kota Khatulistiwa sebagai bagian dari perluasan jaringan di kawasan Kalimantan dan Sulawesi.

Ekspansi ini melanjutkan pengembangan jaringan 5G Indosat yang sebelumnya telah hadir di sejumlah titik strategis di Makassar dan Balikpapan. Kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat, mulai dari bermain gim, menikmati layanan streaming, membuat konten, bekerja secara mobile, hingga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam aktivitas sehari-hari.

EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, mengatakan setiap daerah memiliki karakter dan kebutuhan digital yang berbeda. Namun, menurutnya, pelanggan memiliki harapan yang sama, yakni koneksi internet yang cepat, stabil, dan mampu mendukung berbagai aktivitas tanpa hambatan.

“Di Pontianak, pelanggan kini dapat bekerja dari mana saja, menikmati hiburan, bermain game, membuat konten, hingga memanfaatkan AI untuk mencari inspirasi dan meningkatkan produktivitas tanpa lag. Kami ingin Indosat 5G menjadi bagian dari ritme digital masyarakat, bukan sekadar menghadirkan teknologi terbaru,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Untuk memperkenalkan pengalaman jaringan 5G secara langsung, Indosat menghadirkan berbagai kegiatan yang berlangsung sepanjang Juli hingga September 2026. Salah satunya adalah kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), audisi online K-Pop Challenge pertama di Pontianak, serta pemanfaatan AI untuk menghasilkan ide visual, desain poster, hingga konsep transformasi cosplay.

Indosat juga menggelar program Indosat 5G First Drive, yang mengajak kreator dan pelanggan melakukan perjalanan sambil melakukan siaran langsung (live streaming) menuju berbagai destinasi kuliner khas Pontianak. Selain itu, tersedia HiFi Café Corner, ruang yang memungkinkan pelanggan tetap produktif dengan menghubungkan beberapa perangkat seperti laptop, tablet, dan ponsel secara bersamaan melalui jaringan 5G.

Tak hanya berfokus pada hiburan dan gaya hidup digital, Indosat turut memperluas manfaat konektivitas melalui program Masjid Berdaya. Sebanyak lebih dari 160 masjid di Kalimantan akan memperoleh dukungan layanan Indosat HiFi Air yang dilengkapi berbagai program pemberdayaan, mulai dari pelatihan pemanfaatan AI bagi santri dan penceramah, sesi mengaji daring yang menghubungkan sejumlah masjid, hingga dukungan perjalanan santri menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pada September 2026.

Melalui perluasan jaringan ini, Indosat berharap kehadiran teknologi 5G tidak hanya memperkaya pengalaman hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan produktivitas, mendukung proses pembelajaran, serta memperkuat kolaborasi dan pemberdayaan komunitas di berbagai daerah.

Dengan jaringan yang semakin luas, masyarakat Pontianak kini memiliki akses terhadap konektivitas berkecepatan tinggi yang siap mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari gaming, streaming, berkarya sebagai kreator konten, bekerja secara fleksibel, hingga memanfaatkan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari.

Versi ini lebih menyerupai berita media online, dengan bahasa yang lebih netral, mengalir, dan tidak terasa seperti siaran pers, namun tetap mempertahankan seluruh poin penting dari informasi asli.(Ara)