SEKADAU – Empat penumpang helikopter PK-CFX yang jatuh di hutan wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat berhasil dievakuasi. Dandim Sanggau, Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya dilokasi ditemukannya heli menyampaikan, ke empat penumpang heli nahas itu dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

“Empat penumpang sudah dievakuasi, sudah kami masukan ke kantong jenazah,” ungkap Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya.

Dandim mengungkapkan, saat ini masih ada tiga jenazah lagi yang berada didalam badan helikopter. Evakuasi terhadap tiga jenazah itu, dikatakan, tidak memungkinkan untuk dievakuasi malam ini.

“Tiga jenazah masih didalam heli, posisinya masih terjepit didalam heli,” ujarnya.

Tim gabungan sudah menyiapkan skema evakuasi terhadap tiga jenazah yang masih terjepit di badan helikopter milik PT Matthew Air tersebut. Rencananya, lanjut Dandim, besok pagi tim gabungan akan memotong besi-besi yang tubuh korban.

“Besok pagi kita lakukan pemotongan besi dan mengeluarkan jenazah dari dalam heli,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, helikopter yang membawa delapan penumpang, termasuk 2 crew hilang kontak di sekitar Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Berdasarkan data manifes, delapan orang yang terbang dengan heli tersebut yakni, Capt. Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB), serta enam penumpang, yaitu Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito. (Dra)