PONTIANAK – Kota Pontianak kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah ajang olahraga bertaraf internasional. Polytron Pontianak International Challenge 2026 siap digelar pada 25–30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Turnamen ini menjadi bagian dari kalender resmi Badminton World Federation (BWF) dengan kategori International Challenge dan menawarkan total hadiah sebesar US$20.000.
Kejuaraan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bersama Pengprov PBSI Kalimantan Barat, dengan Polytron sebagai sponsor utama.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan kejuaraan ini menjadi bukti bahwa kompetisi bulutangkis internasional dapat hadir dan berkembang di daerah.
Menurutnya, turnamen ini bukan hanya menjadi ajang bagi atlet untuk bersaing dan mengumpulkan poin peringkat dunia, tetapi juga menjadi peluang untuk melahirkan talenta-talenta baru.
“Kami merasa bangga dan bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Kami berharap turnamen ini dapat memberikan dampak positif bagi olahraga, pariwisata, dan perekonomian daerah sekaligus memperkenalkan Pontianak,” ujar Yuni di Hotel Aston, Senin (24/8/2026).
Persaingan di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dipastikan berlangsung sengit dengan keikutsertaan atlet dari 17 negara.
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta datang dari Chinese Taipei, India, Malaysia, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Korea, Selandia Baru, Inggris, Jepang, Slovakia, Singapura, Kanada, Amerika Serikat, Prancis, dan Portugal.
Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak. Kehadiran para pemain mancanegara diharapkan memberikan atmosfer kompetisi internasional sekaligus pengalaman berharga bagi para atlet Indonesia.
Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, S.H., menyebut penyelenggaraan turnamen ini menjadi momentum bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah event olahraga internasional.
“Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai negara merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Pontianak dan Kalimantan Barat kepada dunia,” kata Joko.
Sejumlah pemain Indonesia juga akan ambil bagian dalam turnamen ini. Di sektor tunggal putra, di antaranya terdapat Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Christian Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.
Sementara di tunggal putri, Indonesia menurunkan Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri.
Persaingan juga hadir di sektor ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran dengan sejumlah pasangan Indonesia yang siap memperebutkan gelar sekaligus poin ranking BWF.
Bagi masyarakat Pontianak, kehadiran para pemain tersebut menjadi kesempatan untuk menyaksikan langsung pertandingan dengan atmosfer internasional.
Sebagai sponsor utama, Polytron menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis.
Public Relations Manager Polytron, Kenny Meigar, mengatakan dukungan terhadap turnamen ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam memberikan ruang bagi atlet Indonesia untuk berkembang dan berprestasi di level internasional.
“Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ujar Kenny.
Tiket Rp20 Ribu, Ada Voucher Makanan
Masyarakat Pontianak dan sekitarnya juga dapat menyaksikan langsung pertandingan dengan harga tiket yang terjangkau.
Tiket Polytron Pontianak International Challenge 2026 dibanderol Rp20.000 untuk seluruh babak, mulai dari babak awal hingga final. Setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000.
Tiket tersedia melalui Tiket.com serta pembelian langsung di Ticket Box GOR Terpadu Ahmad Yani yang dibuka dua jam sebelum pertandingan dimulai.
Sementara bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung ke venue, pertandingan semifinal pada Sabtu, 29 Agustus, dan final pada Minggu, 30 Agustus, dapat disaksikan melalui siaran langsung iNews TV. Partai final dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB.
Dengan hadirnya turnamen ini, Pontianak tidak hanya menjadi panggung bagi atlet-atlet nasional dan internasional untuk berburu prestasi dan poin dunia, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Barat untuk semakin dekat dengan atmosfer bulutangkis kelas dunia.(Ara)

