PONTIANAK — Bukan sekadar kunjungan kerja, kedatangan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan ke Desa Engkangin, Kabupaten Landak menjadi momen bernostalgia dengan masyarakat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Bagi Ria Norsan, berbagai pengalaman yang dilalui di Engkangin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidupnya.

“Kalau cerita tentu panjang, karena kami harus kembali ke Sintang untuk kegiatan pertandingan-pertandingan di sana. Tapi hari ini banyak kenangan di Engkangin,” ujarnya, Minggu (30/8/2026).

Ria Norsan juga mengenang kondisi Engkangin pada masa lalu, ketika masyarakat belum menikmati penerangan listrik dan masih mengandalkan semangat gotong royong dalam menjalankan berbagai aktivitas.

Menurutnya, pengalaman suka maupun duka yang dilalui bersama masyarakat saat itu menjadi dasar kuat terjalinnya hubungan kekeluargaan yang masih bertahan hingga sekarang.

“Berbagai cerita suka dan duka semasa tinggal di Engkangin, mulai dari kondisi sebelum adanya aliran listrik hingga kebersamaan dalam bergotong royong, menjadi fondasi kuat ikatan kekeluargaan yang masih terjaga hingga kini,” katanya.

Di balik nostalgia tersebut, Ria Norsan juga menerima langsung aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan di Desa Engkangin. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi akses jalan yang dinilai perlu segera diperbaiki.

Menanggapi usulan tersebut, Ria Norsan menyatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Landak untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan.

“Tadi usulan Pak Ijas tentang jalan ini nanti kami pikirkan dengan Bu Bupati dan Pak Wakil Bupati. Mudah-mudahan jalan ini bisa cepat kita bangun, sehingga nanti kalau ke sini jalannya tidak rusak lagi,” tegasnya.

Selain persoalan jalan, Ria Norsan juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas publik berupa panggung rakyat yang telah dibangun di Desa Engkangin.

Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menggelar berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan.

Dalam kunjungan itu, Ria Norsan turut menyerahkan tali asih kepada kepala keluarga di Desa Engkangin berupa uang tunai dan sembako.

Ia mengapresiasi sambutan hangat masyarakat dan berharap hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak masa mudanya dapat terus dipertahankan.

Ria Norsan juga menyampaikan keinginannya untuk kembali mengunjungi Desa Engkangin pada kesempatan berikutnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, hubungan dengan masyarakat dan tempat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya tetap memiliki arti tersendiri.(Ara)